Berita Euro 2016

now browsing by category

 

WordPress

Portugal Berhasil Menjadi juara Piala Eropa 2016 Untuk Pertama Kali

Watch Full Movie Online Streaming Online and Download

Prancis Maju Ke Final Akan Melawan Portugal

Prancis Maju Ke Final Akan Melawan Portugal

PIALA EROPA 2016 –sports74.ru

Prancis menang 2-0 melawan Jerman yang dipertandingkan di stadion State Velodrome pada hari kamis tanggal 7 Juli 2016 pada laga semi final. Prancis akan bertemu dengan Portugal di final Piala Eropa 2016 di Stade de France pada hari minggu tanggal 10 Juli 2016.

Antoine Griezmann yang menjadi pahlawan dalam pertandingan ini karena yang berhasil membuat dua gol ke gawang Jerman.

Prancis Maju Ke Final Akan Melawan Portugal

Menurut catatan UEFA Prancis hanya mempunyai 34 persen dalam penguasaan bola sedangkan Jerman 66 persen . Dan dari segi tendangan ke gawang Prancis melakukan enam kali tendangan ke gawang kalah tipis dengan Jerman yang membuat tujuh kali tendangan ke gawang Prancis.

Dari awal babak pertama dimulai Jerman langsung melakukan serangan bertubi tubi ke gawang Prancis tapi tidak berhasil membuat gol.
Pada menit ke-15 Thomas Mueller sempat mengancam gawang Prancis tapi usaha tendangannya masih melebar dari tiang gawang Prancis.

Namun menjelang akhir babak pertama Prancis mendapatkan hadiah tendangan penalty. Antoine Griezmann yang menjadi algojo kali ini dan berhasil merubah skor menjadi 1-0 pada penghujung babak pertama usai. Tidak ada tambahan gol lagi hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua dimulai Jerman menaikan intensitas serangan untuk mengejar ketinggalan 1-0. Kedua tim pun bermain lebih agresif di babak kedua ini. Pada menit ke-72 akibat kesalahan dari pemain bertahan Jerman, Prancis berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Antoine Griezmann yng berhasil mendapatkan bola liar di depan gawang Jerman langsung di tendang dan beruah gol kemenangan.

Gol ini merupakan gol yang keenam bagi Antoine Griezmann di Piala Eropa 2016. Antoine Griezmann saat ini meminpin tabel pencetak gol terbanyak. Dan gol ini menutup kemenangan Prancis di ajang semifinal.

agen judi bola online

Berikut adalah susunan pemain kedua Tim :

Jerman: 1-Manuel Neuer; 21-Joshua Kimmich, 17-Jerome Boateng, 4-Benedikt Howedes, 3-Jonas Hector; 14-Emre Can, 7-Bastian Schweinsteiger; 8-Mesut Oezil, 18-Toni Kroos, 11-Julian Draxler; 13-Thomas Mueller
Pelatih: Joachim Low

Perancis: 1-Hugo Lloris; 19-Bacary Sagna, 21-Laurent Koscielny, 22-Samuel Umtiti, 3-Patrice Evra; 15-Paul Pogba, 14-Blaise Matuidi; 18-Moussa Sissoko, 7-Antoine Griezmann, 8-Dimitri Payet; 9-Olivier Giroud
Pelatih: Didier Deschamps

Wasit: Nicola Rizzoli (Italia)

Portugal Maju Ke Final Setelah Mengalahkan Wales 2-0

PIALA EROPA 2016 –berryjam.ru

Petandingan yang diselenggarakan di Stadion Parc Olympique Lyonnais apda hari rabu tanggal 6 Juli 2016 dimana Portugal berhasil mengalahkan Wales dengan skor 2-0. Pada pertandingan ini Cristiano Ronaldo berhasil menyumbang satu gol dan satu assist.

Menurut catatan UEFA Portugal berhasil melakukan 8 kali tendangan ke gawang dari 16 kali percobaan sedangkan Wales hanya melakukan 3 kali tendangan ke arah gawang dengan 9 kali percobaan.

Cristiano Ronaldo

Pada babak pertama hanya sedikit peluang yang tercipta dan tidak ada satu pun tendangan dari pemain Portugal maupun pemain Wales yang berhasil membuat gol pada babak pertama berakhir.

Setelah memasuki babak kedua Portugal menaikan intensitas permainan sehingga pada menit ke-50 Cristiano Ronaldo berhasil membuat gol dengan mendapatkan umpan lambung dari Raphaël Guerreiro melalui sundulan bola ke gawang Wales. Dan hanya jelang tiga menit giliran Luis Nani yang mendapatkan umpan dari Cristiano Ronaldo kembali menggetarkan jala Wayne Hennessey bergetar.

Setelah berhasil membuat dua gol para pemainnya Portugal terus melakukan penyerangan dengan ontensitas tinggi dan terdapat beberapa peluang dari tendangan Cristiano Ronaldo dan sundulan dari Jose Fonte tapi tidak berhasih menambah gol. Hingga babak kedua berakhir skor tetap 2-0 untuk Portugal , dengan kata lain Portugal berhasil maju ke Final Piala Eropa 2016.

Menunggu pertandiagan antara Prancis melawan Jerman yang akan dipertandingkan pada tanggal 8 Juli 2016 hari jumat dini hari.

agen judi bola online

Berikut adalah susunan kedua Tim pemain:

Portugal: 1-Rui Patricio; 21-Cedric, 2-Bruno Alves, 4-Jose Fonte, 5-Raphael Guerreiro; 10-Joao Mario, 13-Danilo, 23-Adrien Silva, 16-Renato Sanches; 17-Nani, 7-Cristiano Ronaldo
Pelatih: Fernando Santos

Wales: 1-Wayne Hennessey, 2-Chris Gunter, 5-James Chester, Collins, 6-Ashley Williams, 2-Neil Taylor, 7-Joe Allen, 16-Joe Ledley, 8-Andy King, 11-Gareth Bale, 9-Hal Robson-Kanu
Pelatih: Chris Coleman

Sami Khedira Di Pastikan Absen Jelang Pertandingan Melawan France

“Sami Khedira pastinya tidak bisa bermain pada hari Kamis. Kami akan melakukan segalanya agar dia bisa bermain jika kami lolos ke final,” jelas pelatih Jerman, Joachim Loew, seperti dikutip oleh kami.ir-leasing.ru

Schweinsteiger harusnya bisa menjadi pengganti Khedira. Namun, kondisinya juga masih diragukan akibat masalah di lututnya.

“Saya tidak akan memainkan siapapun yang tidak 100 persen fit. Namun, saya berharap Bastian Schweinsteiger fit dan bisa bermain,” tutur Loew.

“Saya membuat kesalahan di masa lalu dengan memakai pemain yang tidak fit 100 persen dan saya tidak akan melakukan hal itu lagi,” tambahnya.

Jika Schweinsteiger belum fit, Loew kemungkinan akan menurunkan Emre Can di posisi gelandang tengah.

“Dia adalah pemain yang bisa dimainkan di banyak posisi berbeda. Dalam latihan, dia sangat meyakinkan. Dia sangat kuat secara fisik dan sangat piawai,” kata Loew.

Untuk laga melawan Prancis, Jerman juga tak akan diperkuat Mario Gomez yang mengalami cedera hamstring. Sementara Mats Hummels tak bisa diturunkan akibat akumulasi kartu kuning.

Perjuangan Bagus Antonio Conte Berujung Menyedihkan Di Euro

Berita Bola Euro – Kini perjuangan dari Antonio Conte di Euro telah berakhir. Italia di  era Antonio Conte telah membuktikan bahwa dengan kerja keras hasil-hasil tidak terduka bisa diraih. Antonio Conte yang tidak memiliki keberuntungan seperti Joachim Loew. Marc Wilmots, Didier Deschamps, atau bahkan sampai Roy Hodgson. Dirinya tidak di berkahi kumpulan pemain-pemain bintang yang mampu menonjol di klub mereka masing-masing.

hi-res-bbeaa9e8500f013de10c83c6ed1d1510_crop_north

Alhasil, Antonio Conte pun membawa skuad yang jauh dari kata “wah” di ajang piala Europa 2016 tahun ini. Tidak mengherankan kalau kemudian Italia tidak di unggulkan untuk menjadi juara tahun ini. Akan tetapi, Italia secara mengejutkan mampu melewati fase grup dengan sangat mulus. Pada partai pembuka, Gli Azzurri menundukkan tim favorit Belgia dengan skor 2-0. Kemenangan 1-0 atas Swedia pada laga berikutnya memastikan mereka lolos ke fase gugur sebagai juara grup.

Di babak 16 besar, Italia membuat kejutan besar lainnya. Mereka tampil mengesankan untuk menyingkirkan juara bertahan Spanyol lewat kemenangan 2-0.

Pada laga perempatfinal melawan juara dunia Jerman di Stade de Bordeaux, Bordeaux, Minggu (3/7/2016) dinihari WIB, Italia memberi perlawanan sengit. Sempat tertinggal oleh gol Mesut Oezil, mereka mampu menyamakan skor menjadi 1-1 melalui penalti Leonardo Bonucci.

Drama adu penalti akhirnya menjadi penentu nasib Italia. Dewi fortuna lebih berpihak kepada Jerman dan mereka akhirnya menyerah dengan skor 5-6

Meski timnya gagal melaju lebih jauh, Conte yakin sudah meninggalkan warisan penting selama menangani Italia. Apakah warisan tersebut?

“Warisan dari tim ini adalah membuktikan bahwa di mana ada kemauan, di sana ada jalan. Dengan kerja keras Anda bisa mencapai hasil-hasil yang tak terduga, jadi amat disayangkan kami harus tersingkir dengan cara seperti ini,” ucap Conte seperti dikutip Football Italia.

agen sbobet

“Kami bahkan dalam posisi unggul sebelum penalti keempat, tapi Jerman adalah tim yang sangat kuat. Kami yakin dengan peluang kami dan pada akhirnya kekecewaannya sangat besar,” tambahnya.

“Saya tak akan pernah bosan berterima kasih kepada ke-23 pemain, para staf, tim medis, dan kitman. Kami telah menciptakan sesuatu yang ajaib di sini,” lanjut mantan pelatih Juventus itu.

“Kemenangan terbesar saya adalah bekerja bersama tim ini karena mereka benar-benar memberi saya segalanya. Ketika Anda memiliki itu, tidak akan ada saling tuding atau penyesalan,” kata Conte.

“Mereka melampaui rintangan-rintangan dan saya pikir sudah seharusnya orang-orang menghargai itu. Ketika Anda melihat kerja, pengorbanan, dan antusiasme… saya pikir ini adalah nilai-nilai terbaik untuk disalurkan kepada para suporter dalam pertandingan,” katanya.

Setelah ini, Conte akan kembali menangani klub. Dia akan melatih Chelsea mulai musim depan.