Rab. Apr 21st, 2021

Piala Eropa 2020

Info Piala Eropa 2020 dan Klasemen Kualifikasi Euro 2020

Ketakutan Akan Menyelimuti Gelaran Piala Eropa 2016

2 min read

Berita Euro 2016 | Prancis sudah meyakinkan bakal terus mengadakan Piala Eropa 2016 walau memperoleh serangan teror di Paris beberapa waktu terakhir. Namun eks bek internasional Inggris Rio Ferdinand yakin atmosfernya tidak bakal lagi sama.

Ketakutan Akan Menyelimuti Gelaran Piala Eropa 2016

Paris diguncang serangan teror yang berlangsung sekurang-kurangnya di tujuh tempat kurun waktu yang berdekatan pada Jumat (13/11/2015) lantas. Teror dimulai di ruang stadion Stade de France tempat bergulirnya pertandingan persahabatan pada Prancis kontra Jerman, lantas disusul serangan lain di gedung konser serta beberapa restoran.

Serangan ini menewaskan sekurang-kurangnya 150 orang. Ini jadi insiden berdarah selanjutnya sesudah pada Januari lantas kantor surat berita Charlie Hebdo ditembaki dua orang yang membunuh dua orang serta melukai 11 yang lain.

Serangan ini tingkatkan kecemasan pada gelaran Piala Eropa yang berjalan 10 Juni hingga 10 Juli 2016. Tetapi Prancis melalui Presiden Organising Committee Piala Eropa 2016 Jacques Lambert sudah meyakinkan negaranya bakal terus menyelenggarakan turnamen.

” Bila kami membatalkan arena ini, kami terseret dalam permainan teroris, ” katanya pada RTL serta diambil AS.

Namun peristiwa ini bagaimanapun merubah atmosfer Piala Eropa 2016 kelak, seperti dipercaya Ferdinand. Dia yakin bakal ada aura ketakutan yang menyelimuti.

” Musim panas kelak Prancis bakal mengadakan Piala Eropa, namun ini bakal jadi turnamen yang sangatlah tidak sama. Sukai atau tak, ketakutan bakal menghantui beberapa orang hingga ke titik dimana mereka tidak ingin datang ke stadion, ” tulisnya di The Sun serta diambil Sportsmole.

” Pengamanan intens yang tidak diragukan lagi akan dibutuhkan, bakal singkirkan kebebasan serta kesenangan yang ajang-ajang seperti ini bawa. Saya telah pernah ke negara-negara dimana jalan hidup orang-orangnya demikian tidak sama dengan kami. ”

” Mereka hidup dengan tanpa ada tahu kekejaman seperti apa yang mungkin saja menerpa mereka. Perasaan itu terang asing untuk saya. Namun serangan teroris yang sudah ada di Tunisia, Mesir, serta saat ini Prancis bikin kita seluruhnya merubah pandangan, ” tambah bekas pemain Manchester United ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.